Beasiswa Non Permanen

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) akan memberikan beasiswa non permanen bagi 18 orang putra-putri daerah yang sedang menempuh kuliah baik di dalam dan luar Provinsi Kepuluan Bangka-Belitung (Babel). Bagi yang dinyatakan lolos seleksi akan memperoleh bantuan beasiswa sebesar Rp 12 juta hingga Rp 15 juta pertahun.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Beasiswa Non Permanen, Andi Irawan menjelaskan beasiswa non permanen ditujukan bagi 15 orang mahasiswa yang kuliah di luar Provinsi Kepulauan Babel dan tiga orang orang untuk yang kuliah di dalam Provinsi Kepulauan Babel.

“Jumlah besaran beasiswa tergantung dimana mahasiswa kuliah, kalau di luar Provinsi Babel Rp 15 juta setahun, kalau di dalam Rp 12 juta. Kalau masih di Pulau Belitung juga sama Rp 12 juta,”

syarat utamanya adalah harus berasal dari keluarga tidak mampu. Selain itu, mahasiswa bersangkutan sudah mengenyam pendidikan minimal tiga semester di universitas negeri maupun swasta.

“Surat Keterangan tidak mampu nanti diterbitkan dari Desa. Terus untuk syarat IPK (indeks prestasi komulatif-red) minimal 3,0. Makanya harus sudah kuliah minimum semester ke tiga biar agar ada IPK-nya,”

Berbeda dengan beasiswa permanen, beasiswa non permanen ini tidak akan diberikan setiap tahun. Namun tidak menutup kemungkinan bisa diberikan pada tahun selanjutnya tergantung daftar tunggu peminat beasiswa.

“Kita lihat dulu kalau tidak banyak peminat bisa saja masuk daftar tunggu untuk jeda tahun-tahun berikutnya. Yang jelas sistemnya seleksinya akan kita buatkan perangkingan. Diutamakan yang dari kampus negeri dulu, baru nilai IPK-nya,” terangnya.

Beasiswa non permanen ini berjalan sejak 2016 lalu ini jauh lebih efektif dibanding beasiswa permanen. Beasiswa non permanen diklaim lebih tepat sasaran dan diyakini tidak terlalu membebani APBD.

“Soalnya yang nerima ini benar-benar dari keluarga tidak mampu. Usai lulus seleksi administrasi, kita akan turun langsung ke lapangan melihat kondisi rumah tangga si penerima beasiswa. Jika kita anggap dari keluarga mampu tidak akan diberikan, tapi dialihkan ke yang benar-benar berhak,” kata Andi.

Bagi mahasiswa Beltim yang berminat, dipersilahkan mengajukan proposal pengajuan beasiswa ke Bupati Beltim. Proposal paling lambat ditunggu hingga akhir Juli 2017.

“Proposalnya gak perlu dijilid, cukup beberapa lembar saja namun dengan mencantumkan syarat-syaratnya. Habis kita seleksi Agustus atau September, uang beasiswanya sudah bisa kita cairkan,”

Syarat-Syarat Beasiswa Non Permanen:
• Mengajukan Proposal
• Surat Keterangan Tidak Mampu (dikeluarkan desa tempat domisili)
• Fotocopy IPK minimal 3.0
• Fotocopy Kartu Keluarga
• Focopy KTP Orang Tua
• Sudah kuliah minimal 3 semester

Sumber: 
Dinas Pendidikan
Penulis: 
Andi Irawan

Berita

09/05/2017 | Dinas Pendidikan